Solidaritas Jemaat di Era Gereja Digital
Suatu Tinjauan Sosio-teologis Pasca Pandemi COVID-19 di Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua
Keywords:
Solidaritas, Gereja Digital, Pasca Pandemi, COVID-19, Solidaritas HibridaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan drastis dalam kehidupan bergereja akibat pandemi COVID-19, yang memaksa jemaat untuk beradaptasi dengan model gereja digital. Tulisan ini berfokus pada solidaritas jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua di era gereja digital pasca pandemi, dengan menyoroti pergeseran dari solidaritas mekanis faktual ke solidaritas organis virtual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dampak gereja digital terhadap terbentuknya solidaritas baru dari perspektif sosial-teologis. Metode yang digunakan adalah studi fenomenologi dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap jemaat, serta kajian literatur. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun gereja digital memperluas akses ibadah, hal ini juga menimbulkan keterasingan emosional di antara jemaat. Solidaritas yang terbangun lebih fungsional, tetapi kurang hangat dibanding solidaritas faktual pra pandemi. Penelitian ini menyumbangkan konsep hybrid solidarity, yang menggabungkan keunggulan solidaritas mekanis dan organis. Dengan fleksibilitas ibadah digital dan adaptifitas pelayanan sosial yang berciri Trinitarian, GMIT Kaisarea BTN-Kolhua dapat menjaga kesatuan jemaat di ranah faktual dan virtual, sehingga solidaritas jemaat tetap terjaga di era digital.
References
Asaria Lauwing Bara. “Teologi Ruakh: Respon Teologis Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Terhadap Pandemi COVID-19.” In “Gereja dan Pandemi COVID-19: Adaptasi, Reorientasi, Reseliensi., 14. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2022.
Bjorn Schierme. “Durkheim’s Concept of Mechanical Solidarity - Where Did It Go?” Vol 20, no. 1 (2014): 64–88.
Damsar. Pengantar Teori Sosiologi. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama, 2017.
Deflit Dujerslaim Lilo. “Misi Gereja: Menjangkau yang Tidak Terjangkau di Era dan Pasca Pandemi Covid-19.” Misi Gereja: Menjangkau yang Tidak Terjangkau di Era dan Pasca Pandemi Covid-19. Vol. 3, no. 2 (2020): 2.
———. “Misi Gereja: Menjangkau yang Tidak Terjangkau di Era dan Pasca Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi dan Misi Vol. 3, no. 2 (2020): 2.
Dina Sri Mulyani; Silfia Hanani; Aisyah Syafirtri; Indra Devi. “Dinamika Solidaritas Mekanis san Solidaritas Organik dalam Manajemen Pendidikan: Perspektif Durkheimian.” Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1, no. 4 (2023): 182–196.
Djeffry Hidajat. “Gereja di Rumah: Kontekstualisasi Fungsi-fungsi Rumah dalam Masa Perjanjian Baru untuk Pekabaran Injil.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol. 17, no. 2 (2018): 107–117.
Dodi Faedlulloh. Homo Cooperativus: Redevinisi Makna Manusia Indonesia. Jakarta, 2016.
Erich Fromm. The Art of Loving: Memaknai Hakikat Cinta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2020.
Fransiskus Irwan Widjaja. “Menstimulasi Praktik Gereja Rumah di Tengah Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6, no. 1 (2020): 127–139.
Hasanema Wau. Gereja Pasca Covid-19. 5 ed. Yogyakarta: ANDI Offset, 2020.
Hedy Desire Rumambi. Mengeksplorasi Tanggung Jawab Sosial dalam Perspektif Sosial. Manado: Politeknik Negeri Manado, 2017.
Joas Adiprasetya. Gereja Pascapandemi Merengkuh Kerapuhan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.
John Creswell. Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2021.
M.H. Sodikdiana; Y.P. Hermanto; C. Santoso. “Peran Gereja dalam Meningkatkan Motivasi Untuk Beribadah Secara Tatap Muka Pasca Pandemi Covid.” Jurnal Teologi dan Misi Vol. 6, no. 1 (2023): 71–72.
Nindyo Susongko. “Toward a Nonviolent Koinonia.” Jurnal Ecclesiology Vol 3, no. 11 (2015): 327–349.
Pete Ward. Liquid Ecclesiology: The Gospel and The Church. Leiden; Boston: Brill, 2017.
PGI. “Imbauan MPH-PGI Kepada Pimpinan Gereja Terkait Perpanjangan Pelaksanaan Ibadah di Rumah.”
Rakyat NTT. “Sinode GMIT Keluarkan Suara Gembala, 15-29 Januari Ibadah di Rumah.” Kupang, 2021. Diakses September 27, 2024. https://rakyatntt.com/sinode-gmit-keluarkan-suara-gembala-15-29-januari-ibadah-di-rumah/.
Renold; Aleksander Laike. “Model-model Kehidupan Menggereja dalam Terang Ensiklik Fratelli Tutti.” Jurnal Melintas Vol. 37, no. 1 (2021): 15–49.
Rilla Anastasya Solo; William Mbuilima. “Kewajiban Pemuda GMIT Kaisarea BTN-Kolhua ditinjau dari Perspektif Teologi Keanggotaan.” Jurnal Teologi Kristen Vol. 2, no. 2 (2023): 2.
Ronny Runtu. Memori Pelayanan Pdt. Ronny Runtu. Kupang, 2019.
Ryan Nong. “Gereja GMIT Kaisarea Kupang Tetap Ibadah Daring.” Kupang, 2020. Last modified 2020. Diakses September 15, 2024. https://kupang.tribunnews.com/2020/06/15/gereja-gmit-kaisarea-kupang-tetap-ibadah-daring.
Saidang; Suparman. “Pola Pembentukan Solidaritas dalam Kelompok Sosial Antara Pelajar.” Jurnal Pendidikan Vol 3, no. 2 (2019): 122–124.
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. “Inilah Keppres Penetapan Berakhirnya Status Pandemi COVID-19 di Indonesia.” Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Last modified 2023. Diakses September 16, 2024. https://setkab.go.id/inilah-keppres-penetapan-berakhirnya-status-pandemi-covid-29-di-indonesia/.
Sekretariat Majelis Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua. “Statistik Jemaat GMIT Kaisarea.” Sekretariat Majelis Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, 2024.
Setya Hadi Nugroho; Niken D. Prananingtyas. “Ibadah Gereja Masa Pasca Pandemi Covid-19: Daring, Luring, atau Hibrid.” Jurnal Teologi Pantekosta Vol. 4, no. 2 (2020): 335–338.
Sinode GMIT. Tata Dasar GMIT. Kupang: Majelis Sinode GMIT, 2015.
———. Tata Dasar GMIT. Kupang: Majelis Sinode GMIT, 2015.
Susanto Dwiraharjo. “Konstruksi Teologis Gereja Digital: Sebuah Refleksi Biblis Ibadah Online di Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol. 4, no. 1 (2020): 2.
Narasumber
Wawancara dengan Pendeta GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, pada 15 September 2024, di Maulafa-Kota Kupang.
Wawancara dengan Ketua Divisi Multimedia GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, 15 September 2024 di Maulafa-Kota Kupang.
Wawancara dengan Anggota Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, 17 September 2024, di Oesapa-Kota Kupang.
Wawancara dengan Calon Vikaris Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, pada 20 September 2024, di Oesapa-Kota Kupang.
Wawancara dengan Anggota Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua, 20 September 2024, di Lasiana-Kota Kupang.



