Kewajiban Pemuda GMIT Kaisarea BTN Kolhua Ditinjau dari Perspektif Teologi Keanggotaan
DOI:
https://doi.org/10.60157/conscientia.v2i2.35Keywords:
Teologi Keanggotaan, Persekutuan, Pemuda, Jemaat Mula-mulaAbstract
Kewajiban keanggotaan dalam Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) melekat pada setiap anggota, namun pemahaman terhadap tanggung jawab ini belum mencapai penerimaan yang signifikan dalam gereja. Meskipun menjadi tulang punggung gereja, kesadaran dan pelaksanaan hak dan kewajiban pemuda sebagai anggota yang sah masih kurang. Penelitian ini berfokus pada pemuda di GMIT Kaisarea BTN Kolhua untuk mengeksplorasi pemahaman mereka tentang teologi keanggotaan. Pertanyaan penelitian berkisar pada pemahaman mereka tentang teologi keanggotaan dan mengidentifikasi langkah-langkah teologis yang dapat dilakukan gereja untuk membantu pemuda hidup dalam persekutuan sebagai anggota gereja. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik purposive sampling. Penulis mengusulkan model “Keanggotaan Rumah” sebagai perspektif baru untuk meningkatkan kesadaran pemuda terhadap tanggung jawab mereka dalam hidup dalam persekutuan gereja lokal.
References
Abdi Hadi. Penelitian Kualitatif: Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi. Pena Persada, 2021.
Adiprasetya, Joas. Gereja Pengembara, Gereja Sahabat. BPK Gunung Mulia, 2018.
Audy Haryanto Lebang. “Spiritualitas Pemuda dan Kesiapannya Menjadi Presbiter di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel Makassar.” Jurnal Ilmiah Indonesia, 2020, 751.
B.J Boland. Intisari Iman Kristen. 38 ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2022.
BPP Pemuda GMIT. “Pemuda GMIT|Sola Scriptura Verbum Dei.” Diakses 4 Oktober 2023. https://pemudagmit.wordpress.com/#:~:text=Pemuda GMIT adalah para muda,%2C gereja%2C dan bangsa Indonesia.
Christiaan de Jonge. Apa Itu Calvinisme?, 1999.
Daniel L. Migliore. Faith Seeking Understanding, 2014.
Djone Georges Nicolas. “Analisis Model Pelayanan Jemaat Mula-mula Berdasarkan Kisah Para Rasul: Suatu Teladan bagi Gereja Masa Kini.” Journal of Multidisciplinary Research Vol.1 No. (2022).
Ebenhaizer I. Nuban Timo. Allah Menahan Diri, Tetapi Pantang Berdiam Diri: Suatu Upaya Berdogmatika Kontekstual di Indonesia. 2 ed. BPK Gunung Mulia, 2016.
Eritrika A. Nulik. “Teologi Keanggotaan Gereja di Era Digital.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 8, No (2023).
Ezra Manullang. “Tinjauan atas Spiritualitas HKBP dari Sudut Pandang Spiritualitas Luther dan Gereja-gereja Lutheran.” Jurnal Amanat Agung Vol. 17, n (n.d.): 214.
Ikalenaini. “Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling.” Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol. 6, No (2021).
Intan Sari. “Pengaruh Pemahaman tentang Ciri Jemaat Mula-mula dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 terhadap Spiritualitas Jemaat.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol. 2, No (2022): 83.
———. “Pengaruh Pemahaman tentang Ciri Jemaat Mula-mula dalam Kisah Para Rasul 2:47-47 terhadap Spiritualitas Jemaat.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol. 2, No (2022): 76–77.
Linna Gunawan. “Spiritualitas Gereja Persahabatan,” 2014.
Mariani Harmadi. “Dinamika Ibadah dalam Kehidupan Umat Allah hingga Gereja Masa Kini.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 5, No (2021): 253–54.
Nofia Hudaya. “Prinsip Imamat Am Orang Percaya dan Relevansinya bagi Pengembangan Misi dalam Konteks Pluralisme di Indonesia.” Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan Vol. 11, N (2021): 3.
Novry Dien. “Gereja Persekutuan Umat Allah.” Jurnal Media Filsafat dan Teologi Vol. 1, No (2020).
Nuke Angelya Laning. “Studi Pengalaman Religius terhadap Pendoa-pendoa di Wilayah Pelayanan GMIT Kaisarea BTN Kolhua.” Universitas Kristen Satya Wacana, 2018.
Rano Surita. “Karakteristik Jemaat Mula-mula dalam Kitab Kisah Para Rasul 2:41-6:7 dan Relevansinya Terhadap Pertumbuhan Gereja Masa Kini.” Missio Christo 2 (2019): 125–61.
Romelus Blegur. “Menilik Pembinaan Pemuda Terhadap Tanggung Jawab Melayani di Gereja Pada Masa Kini.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6, No (2023).
Samuel Benyamin Hakh. Pemberitaan tentang Yesus Menurut Injil-injil Sinoptik. Jurnal Info Media, 2008.
Sinode GMIT. “Tata Dasar Gereja Masehi Injili di Timor,” 2010.
Sonny Eli Zaluchu. “Eksegesis Kisah Para Rasul 2:42-47 untuk Merumuskan Ciri Kehidupan Rohani Jemaat Mula-mula di Yerusalem.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol. 2, No (2018).
Yosefo Gule. “Edukasi Pentingnya Pendidikan Katekisasi Sidi.” Jurnal Abdidas Vol. 2, No (2021).



