GEREJA DAN STRATEGI A I K BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI DI MASA BENCANA
DOI:
https://doi.org/10.60157/conscientia.v2i1.21Abstract
Jemaat GMIT Moria Liliba Klasis Kota Kupang Timur terus bergerak melakukan kegiatan pemberdayaan ekonomi jemaat sebagai wujud dari pelayanan diakonia transformatif. Tujuannya untuk memberdayakan jemaat agar bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi yang terjadi akibat bencana. Kegiatan pemberdayaan ekonomi dilakukan secara strategis, dalam semangat adaptasi, inovasi dan kolaborasi. Dengan langkah strategis maka kegiatan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan secara, terencana, terprogram dan berkelanjutan, sehingga menjadi tepat sasaran dan tepat guna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh jemaat GMIT Moria Liliba, dalam melakukan pemberdayaan ekonomi jemaat di masa bencana, dan mengetahui dampak dari kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi bagi anggota jemaat yang terdampak bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, yang bertujuan mengevaluasi strategi pemberdayaan ekonomi jemaat, yang dilakukan di masa bencana di Jemaat GMIT Moria Liliba. Teori yang dipakai untuk mendukung penelitian ini adalah teologi pembebasan oleh Gustavo Guteirrez dan teori tentang model-model misi oleh Theo Sundermeier. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan, terutama bagi gereja dalam melaksanakan panggilan pelayanan di masa bencana., agar menciptakan percepatan dan pemulihan ekonomi jemaat. Penelitian ini juga akan menghasilkan sumbangan pikiran secara biblis teologis bagi gereja untuk mengembangkan diakonia transformatif melalui strategi Adaptasi, inovasi dan kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi jemaat di masa bencana.
References
Buku
Alkitab. Jakarta. Lembaga Alkitab Indonesi.2020
L. Radja Haba, “Dipanggil Untuk Kemerdekaan Sebuah Studi Mengenai GMIT Dalam Hubungan Dengan Lingkungannya”.Yogyakarta: Mazdawa Pustaka. 2015.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya 2006.
Mesakh AP Dethan, Gereja Eksistensial, Paradigma Berteologi Secara Kontekstual Di Bumu Indonesia (Ya Roh Kudus Bangkitkanlah Kami dari Dampak Bencana ,Sebuah Upaya membangun Teologi Bencana, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2022.
Sugiyono, Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta 2014.
Theo Sundermeier, “Models Of Mission Theology in Dictionary of Mission”.New York: Orbis books, 1997
Yosef P Widiatmadja, Diakonia sebagai Misi gereja. Yogyakarta: Kanisius 2017.
Artikel dan Jurnal
Welhelmus Abraham Baresaby, Welhemus Abraham Baresab. “Pemberdayaan dalam Prepektif
Diakonia Transformatif” Journal Ilmiah Teologi dan Studi Agama Implementasi Dana Sharing
GPM”.Timika Papua: 2021.
Martinus Ngabalin, Teologi Pembebasan menurut Gustavo Guiterrez dan Implikasinya bagi Persoalan Kemiskinan, Jurnal IAKN. Ambon: Kenosis, 2017. .
Eko Armanda Riyanto, “ Duc in Altum “, Vincentian Journey of dialogue from Fatqa to Pacet” Vincentiana: april 2012.
Dokumen
Dokumen, Ecumenikal Diakonia Called to Tranformation Action. Busan: WCC 2018
Mery Kolimon, Ecumenica Diakonia for Humanity. Materi Presentasi pada Asian Church and ecumenical Leaders Conference, Jakarta 2023
Disertasi
Isakh Hendrik, Disertasi Peranan gereja Terhadap Pemuda Urban dan Pembangunan Perdamaian di Kota Kupang, (Kupang 2019)
Wawancara
Jonar Kalle, Ketua tim Pecepatan Ekonomi, Wawancara, Liliba, 4 Febuari 2023.
Elisma Sembiring, Ketua Badan Diakonat, Wawancara, Liliba, 25 Januari, 2023
Ledo Salean, Diaken, Wawancara, Liliba 21 Januari 2023.
Okto Wadu Ere, Wakil Ketua II,Wawancara, Liliba, 29 Januari 2023
George Hadjoh, Pejabat Walikota Kupang, Wawancara, Walikota Baru, 4 Februari 2023
Pdt Vensen F.O Siar Sekretaris Badan Diakonat GMIT, Wawancara ,Liliba , 2 febuari 2023



