Jiwa Yang Bersedih

Menelusuri Nilai-nilai Teologis yang Terkandung Dalam Musik Sekuler Serta Relevansinya dalam Kehidupan Bergereja

Authors

  • Russal Neonufa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang

Abstract

Artikel ini menelaah signifikansi teologis yang terkandung dalam musik sekuler melalui kajian terhadap lagu “Jiwa Yang Bersedih” karya Ghea Indrawari. Sebagai produk budaya populer, musik sekuler memiliki pengaruh kuat dalam membentuk pengalaman emosional, sosial, bahkan spiritual masyarakat. Namun, gereja sering mempertahankan dikotomi sakral–profan yang kaku sehingga menimbulkan ketegangan antara kehidupan bergereja dan realitas budaya yang dihidupi jemaat. Melalui refleksi etis–teologis dengan pendekatan revised correlational, penelitian ini menganalisis bagaimana tema rapuhnya manusia, empati, dan pergumulan hidup dalam lagu tersebut beresonansi dengan konsep teologis seperti kerapuhan manusia, kehadiran inkarnasional Allah, serta panggilan untuk menghadirkan kasih bagi sesama. Artikel ini berargumen bahwa musik sekuler dapat menjadi medium yang kaya untuk menggali pemahaman teologis, memperluas imajinasi spiritual, dan membuka ruang dialog antara gereja dan budaya populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi musik sekuler tertentu dalam kehidupan bergereja—dalam konteks pendampingan pastoral, refleksi spiritual, maupun ekspresi liturgis kontekstual—dapat memperkaya praktik iman yang relevan bagi jemaat, terutama generasi muda.

References

Adiprasetya, Joas. Gereja Pascapandemi: Merengkuh Kerapuhan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.

Beaudoin, Tom, ed. Secular Music and Sacred Theology. Collegeville, Minnesota: Liturgical Press, 2013.

Damara, Rino, Rainavanya Kezia, Guntur Bagus, Hana Putri, Reza Raditya, and Eni Nurhayati. “Klasifikasi Emosi Yang Terdapat Dalam Lirik Lagu‘Jiwa Yang Bersedih’ Karya Ghea Indrawari.” Indonesian Journal of Multidisciplinary 1, no. 6 (2003): 2139–47.

Detweiler, Craig, and Barry Taylor. A Matrix of Meanings: Finding God in Pop Culture. Engaging Culture. Grand Rapids, Mich: Baker Academic, 2003.

Hasibuan, Purnama Hidayat, Maya Sabet Ulina Singarimbun, and Nurhayati Harahap. “Konflik Batin Dalam Lirik Lagu ‘Jiwa Yang Bersedih’ Karya Ghea Indrawari Kajian Psikologi Sastra.” Jurnal Pendidikan Tambusai 7, no. 3 (2023): 26917–24.

Hursepuny, Jelfy Lordy. “Mencari Nilai-Nilai Teologis Di Balik Lagu 'We Are The World": Suatu Kajian Teologi Dan Budaya Populer.” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 2, no. 2 (December 17, 2018): 141–59. https://doi.org/10.37196/kenosis.v2i2.38.

Lakawa, Septemmy E. “Kerapuhan.” Jakarta, 2021.

Lynch, Gordon. Understanding Theology and Popular Culture. Malden, MA: Blackwell Pub, 2005.

MUSIC LIVE CHAT SEMARANG || SPECIAL INTERVIEW GHEA INDRAWARI, 2023. https://www.youtube.com/watch?v=12kWPvKoA4U.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Neonufa, R. (2025). Jiwa Yang Bersedih: Menelusuri Nilai-nilai Teologis yang Terkandung Dalam Musik Sekuler Serta Relevansinya dalam Kehidupan Bergereja. CONSCIENTIA: Jurnal Teologi Kristen, 4(2), 36–53. Retrieved from https://ojs.theologi.id/index.php/conscientia/article/view/149

Issue

Section

Articles