Misi Gereja Sebagai Penyembuh

Wujud Menggereja Yang Sejati di Konteks New Normal

Authors

  • Maria Regina Adolfina Pada Fakultas Teologi UKAW

Keywords:

Gereja, Misi, Dampak, New Normal, Covid 19

Abstract

Abstract

Indeed, the Church is called into the world to bring a mission of good news to all beings. The Church that neglects this mission is not worthy of being called a church. The mission of salvation does not belong to the church but belongs to the Son and the Holy Spirit through the Father who invites the world to participate in it. The church must remain faithful to maintain that mission in the midst of a changing context and increasingly complex issues. One of the problems now faced by church is related to the impact of problems during the Covid 19 pandemic.The question is what kind of contextual form of church is what should be shown in the new normal context  My goal in this study is to study how the church actually plays a role in being able to maintain its mission of presence in the midst of the new normal contex?. In this study, the literature research method was used by collecting a number of data, both from source books, journal articles and writings related to the subject to be studied and observation aswell The result is that the true church must always find a contextual form so that it can help the struggles of the members in the new normal context. One of the church's missions as a healer is a concrete form of the church's role that can help who are facing trauma from the Covid 19 pandemic era.

Keywords: Church, mission, impact, New Normal, Covid 19

 

Abstrak

Sejatinya Gereja dipanggil ke dalam dunia ini untuk membawa misi kabar baik bagi segala makluk. Gereja yang melalaikan misi ini tidak layak disebut gereja. Misi keselamatan bukanlah milik gereja tetapi milik Sang Anak dan Roh Kudus melalui Bapa yang  mengajak dunia untuk berpartisipasi di dalamnya Gereja harus tetap setia mempertahankan misi tersebut di tengah konteks yang terus berubah dan persoalan yang semakin kompleks. Salah satu persoalan yang kini dihadapi warga gereja adalah berkaitan dengan dampak dari persoalan di masa pandemic Covid 19. Pertanyaannya adalah wujud kontekstual bergereja yang seperti apakah yang harus dinampakkan oleh gereja di konteks ‘New Normal’? Tujuan saya dalam penelitian ini adalah untuk melakukan kajian bagaimana sejatinya gereja mengambil peran agar dapat mempertahankan misi kehadirannya di tengah konteks’New Normal”ini?. Dalam penelitian ini metode penelitian kepustakaan dipakai dengan mengumpulkan sejumlah data baik itu dari buku-buku sumber, artikel jurnal maupun tulisan yang terkait pokok yang  hendak dikaji, di samping pengamatan sebagai pendukung. Hasilnya adalah bahwa gereja yang sejati harus selalu menemukan bentuk yang kontekstual sehingga dapat menolong pergumulan warga gereja di konteks’New Normal”. Salah satu dari misi gereja sebagai penyembuh adalah bentuk konkrit dari peran gereja yang dapat menolong warganya yang menghadapi trauma sebagai dampak dari pandemic Covid 19.

Kata Kunci: Gereja, misi, dampak, New Normal, Covid 19

References

REFERENSI

Bosch, David J, 2011, Transformasi Misi Kristen, Sejarah Teologi Misi yang berubah dan Mengubah, terjemahan: Stephen Suleeman, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Darmawati Intan, 2004, Spiritualitas Penyembuhan (Healing Spirituality): Menggali dan Melahirkan Spiritualitas Dari Perspektif Perempuan Asia, Yogyakarta: Pusat Studi Feminis Fak.Teologi UKDW dan WCC ETE.

Darmalaksana, 2020, Wahyudin Metode Penelitiann Kualitatif studi Pustaka dan Studi Lapangan, Bandung: Pre-Print Digital Library, UIN Sunan Gunung Djati

Equina, Limuel dan Wati Longchar, 2019 Ministerial Challenges in Contemporary World, Towards a Transformative Theological Education. Essays in Honour of Henry S. Wilson, ed. Limuel Equina dan Wati Longchar, India, PTCA dan ATESEA

van Niftrik, G.C van dan B.J. Bolland, Dogmatika Masa Kini, 2017, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Hadiwijono, Harun, Iman Kristen, 2015, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Hawu Haba, Yuda D. (Ed.), 2017, 70 tahun GMIT Berhikmat Baharui dan Pulihkan GMIT, Kandil semesta

Yewangoe, A.A, 2018, Allah mengizinkan manusia mengalami diri-Nya Pengalaman dengan Allah dalam konteks Indonesia yang berpancasila, Jakarta: BPK Gunung Mulia

Wahyudin Darmalaksana, 2020 etode Penelitiann Kualitatif studi Pustaka dan Studi Lapangan, Bandung: Pre-Print Digital Library, UIN Sunan Gunung Djati.

Dokumen dan Jurnal

Dokumen Faith and Order Paper No 214), The Church: Toward a Common Vision, Terj. Joas Adirasetya, 06 March 2013

Jamin Tanhidi, Teologi Misi Bagi Gerakan Misi dan Komunikasi Kristen Pasca Pandemi Covid 19, Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, ISSN 2722-8630 (online), https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/JTKI/Vol.2, No.1(2021), 1 (diakses tanggal 15 November 2022)

Sukanto Limbong, Gereja dan Pandemi Covid 19, Jurnal Suluh Pendidikan (JSP), Vol 9, No September 2021 P ISSN:23562596 E-ISSN:27147037 https://jurnal.uhn.ac.id(diakses tanggal 15 November 2022)

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Pada, M. R. A. (2022). Misi Gereja Sebagai Penyembuh: Wujud Menggereja Yang Sejati di Konteks New Normal. CONSCIENTIA: Jurnal Teologi Kristen, 1(2), 20–32. Retrieved from https://ojs.theologi.id/index.php/conscientia/article/view/11

Issue

Section

Articles