Teologi Publik Hospitalitas Orang Rote Dalam Tarian Kebalai

Authors

  • Rio Rocky STFT INTIM Makassar

Keywords:

hospitalitas, kearifan lokal, tarian kebalai kematian, teologi publik

Abstract

Upaya memaknai nilai-nilai hospitalitas yang lahir dari kearifan lokal adalah bentuk perwujudan iman yang kontekstual. Misalnya kebudayaan suku Rote tentang tarian kebalai kematian orang Rote. Ketika keluarga mengalami peristiwa dukacita, maka tarian kebalai dimaknai sebagai sebuah tarian penghiburan bagi keluarga yang berduka. Oleh karena itu, penelitian ini diuraikan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk mendeskripsikan variabel yang sesuai dengan topik yang dibahas. Hasilnya adalah tarian kebalai mencerminkan empat nilai hospitalitas misalnya: nilai kebersamaan, nilai kesetaraan, nilai persatuan dan nilai penghiburan. Empat nilai hospitalitas dari tarian kebalai orang Rote adalah bingkai dari teologi publik sebagai sebuah keterpanggilan iman untuk mengupayakan kesejahtraan bersama.

References

A.M. Fanggidae, Threes Y. Kumanireng, Yosep B. Kroon dan Soleman D. Taka. MORFOLOGI BAHASA ROTE. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.

Abdussmad, Zuchri. Metode Penelitan Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press, 2021.

Adiprasetya, Joas. “HOSPITALITAS: Wajah Sosial Gereja Masa Kini.” Situs Komunitas Jemaat Gereja Kristen Indonesi Pondok Indah. Accessed January 22, 2024. https://gkipi.org/hospitalitas-wajah-sosial-gereja-masa-kini/.

Baghi, Felix. Alteritas: Pengakuan, Hospitalitas, Persahabatan (Etika Politik Dan Postmodernisme). Maumere: Ledalero, 2012.

Desilva, David Arthur. The Letters to the Galatians. Grand Rapids Michigan: Eerdmans Publishing Co, 2018.

Emalisa, Agnes. “Aransemen Nyanyian Kebalai Dalam Format Paduan Suara Campuran Dengan Iringan Musik Etnis Rote Ndao.” Tambur 1, no. 1 (2021): 60–70.

F. Budi Hardiman. Ruang Publik: Melacak “Partisipasi Demokratis” Dari Polis Sampai Cyberspace. Yogyakarta: Kanisius, 2010.

Habermas, Jurgen. The Structural Transformation of the Public Sphere: An Inquiry into a Category of Bourgeois Society. Habermas. America: Library Of Congres Cataloging, 1989. https://doi.org/10.4324/9780203020166-5.

Hershberger, Michele. Hospitalitas Orang Asing: Teman Atau Ancaman? Terjemahan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Ingguoe, Leksi S. Y. Tata Bahasa Rote. Yogyakarta: Deepublish, 2016.

Jürgen Moltmann. God for a Secular Society: The Relevance of Theology for the Public. London: SCM Press, 1999.

Mahmudah, Umi, Syifa Ulwiyah, Siti Fatimah, and Abdul Hamid. “Transformasi Karakter Anak Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Tarian Tradisional: Pendekatan Bootstrap.” DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik 5, no. 1 (2021): 108. https://doi.org/10.20961/jdc.v5i1.51598.

Manu, Yoggy Hermondi, and Tony Tampake. “Tarian Kebalai Kematian Sebagai Ruang Publik Solidaritas Sosial Masyarakat Rote Ndao.” Indonesian Journal of Religion and Society 5, no. 1 (2023): 70–81. https://doi.org/10.36256/ijrs.v5i1.329.

Masut, Vinsensius Rixnaldi, Elfridus Cancang, and FX Armada Riyanto. “Mbaru Gendang Sebagai Ruang Publik Menurut Jürgen Habermas Dalam Menyelesaikan Persoalan Konflik Tanah Di Manggarai.” Sosial Budaya 20, no. 2 (2023): 190–207. https://doi.org/10.24014/sb.v20i2.22490.

McKee, Alan. The Public Sphere: An Introduction. Sustainability (Switzerland). Vol. 11. New York: Cambridge University Press, 2005.

Menoh, Gusti A. B. Agama-Agama Dalam Ruang Publik: Hubungan Antara Agama Dan Negara Dalam Masyarakat Postsekuler Menurut Jurgen Habermas. Yogyakarta: Kanisius, 2023.

Montolalu, Johanis Josep. “Membangun Borderles Friendship Berdasarkan Dokumen Torang Samua Basudara Dan Fratelli Tutti.” In Persahabatan Dalam Percakapan Filsuf Dan Teolog Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng. Yogyakarta: Pohon Cahaya, 2021.

Nayuf, Henderikus. “Tarian ‘Langit-Bumi’ Refleksi Pelayanan Bulan Bahasa Dan Budaya Di Gereja Masehi Injili Di Timor.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 2 (2019): 127–38. https://doi.org/10.37364/jireh.v1i2.18.

Newbigin, Lesslie. Proper Confidence: Faith, Doubt, and Certainty in Christian Discipleship. International Bulletin of Missionary Research. Amerika: Eerdmans Publishing Co, 1995. https://doi.org/10.1177/239693939501900411.

Norén, Anders. “Asal Usul Dan Sejarah Tari Kebalai.” SERINGJALAN.COM. Accessed December 18, 2024. https://seringjalan.com/asal-usul-dan-sejarah-tari-kebalai/.

Nurmaning, Bina Andari. “Pelestarian Nilai Kearifan Lokal Melalui Kesenian Reog Kendang Di Tulungagung.” Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora 13, no. 2 (2022): 635. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.54051.

Pakpahan, Binsar Jonathan. “Membangun Teologi Publik Dalam KonTeks Masyarakat KePulauan: Contoh Kasus Gereja Masehi Injili Di TiMor.” JURNAL TEOLOGI 12, no. 1 (2023): 1–20.

Rerung, Alvary Exan. Beriman Secara Otentik: Menyatakan Kasih Allah Dalam Peziarahan Sehari-Hari. Bandung: Widina Media Utama, 2023.

———. “Teologi Raputallang: Sebuah Konstruksi Teologi Lokal Dengan Perspektif Robert J. Schreiter Atas Hermeneutika Galatia 6:2 Sebagai Dasar Rekonsiliasi Konflik Dalam Gereja.” Tumou Tou 10, no. 1 (2023): 75–87. https://doi.org/10.51667/tt.v10i1.1050.

Riyanto, F. X. E. Armada. “Pengantar: Apakah Teologi Publik.” In Teologi Publik: Sayap Metodologi & Praksis, vii–xvii. Yogyakarta: Kanisius, 2021.

Salombe, Yapet Sapan. “KEARIFAN LOKAL DAN HOSPITALITAS KRISTEN SEBAGAI UPAYA MENCEGAH SIKAP INDIVIDUALISME YANG TERUS BERKEMBANG DALAM MASYARAKAT TORAJA DI TENGAH DUNIA MODERN LOCAL.” Toraja, 2021. https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=hospitaslitas+dalam+kearifan+lokal#vhid=zephyr:0&vssid=atritem-https://osf.io/bskf4/download.

Simon, John C. Hermeneutics Today: Dari Hermeneutik Institusi Ke Hermeneutik Ruang Publik. Depok: Komojoyo Press & STT Intim Press, 2021.

———. Teologi Publik: Narasi Ideologi, Kekuasaan, Dan Agama. Yogyakarta: Kanisius, 2017.

Siregar, Salomo Sihombing dan Gerald Moratua. “Teologi Marsiadapari : Sebuah Konstruksi Teologi Lokal Dalam Perspektif Robert J. Schreiter Atas Hermeneutika Galatia 6:2.” Kamasean: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2022): 1–17.

Taka, Linda Marlince, and Habel Ada Koinmanas. “Tari Kebalai Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur.” Sanskara Ilmu Sosial Dan Humaniora 1, no. 03 (2024): 118–25. https://doi.org/10.58812/sish.v1.i03.

Tukan, Laurensius Leba. “Kebalai, Te’o Renda Dan Foti Rote Tarian Adat Dari Selatan NKRI Getarkan Panggung Festival Bale Nagi.” SelatanIndonesia.Com. Accessed December 17, 2024. https://selatanindonesia.com/2023/04/15/kebalai-teo-renda-dan-foti-rote-tarian-adat-dari-selatan-nkri-getarkan-panggung-festival-bale-nagi/.

Wingerd, Joshua. Live Free or Die Lawfully: A Devotional Commentary on Galatians. Victorville, CA: FYTR Publishing, 2019.

Zubair, Anton Bakker dan Achmad Charris. Metodologi Penelitian Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1990.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Rio Rocky. (2025). Teologi Publik Hospitalitas Orang Rote Dalam Tarian Kebalai. CONSCIENTIA: Jurnal Teologi Kristen, 4(2), 1–18. Retrieved from https://ojs.theologi.id/index.php/conscientia/article/view/108

Issue

Section

Articles