Studi Komparatif antara Ritus Guti Fu dalam Masyarakat Lio, Flores, dengan Sakramen Pembaptisan dalam Gereja Katolik
Keywords:
Ritus Guti Fu; Masyarakat Lio; Gereja Katolik; Sakramen PembaptisanAbstract
Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendiskusikan studi komparatif antara ritus Guti Fu dalam masyarakat Lio, Flores, dengan Sakramen Pembaptisan dalam Gereja Katolik. Kajian ini merupakan kajian kualitatif dengan menggunakan tekni studi kepustakaan dan wawancara. Ritus Guti Fu dalam masyarakat Lio dan Sakramen Pembaptisan dalam Gereja Katolik memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaan keduanya meliputi 4 hal, yakni keduanya sebagai upacara inisiasi, berkaitan dengan relasi manusia dengan Tuhan, aspek sosial dalam pelaksanaan, serta acara pemberian dan peresmian nama seseorang. Perbedaan keduanya meliputi 6 hal, yakni perbedaan tujuan, alat dan bahan yang digunakan, pemimpin upacara, bagian acara yang utama dalam ritus, keserempakan antara materi dan forma, dan tahap pelaksanaan ritus. Jadi, studi komparatif terhadap ritus Guti Fu dalam masyarakat Lio dengan Sakramen Pembaptisan dalam Gereja Katolik menunjukkan keduanya memiliki persamaan dan perbedaan.
This study aims to explain and discuss a comparative study between the Guti Fu rite in the society of Lio, Flores, and the Sacrament of Baptism in the Catholic Church. This study is a qualitative study using literature study and interview techniques. The rite of Guti Fu in society of Lio and the Sacrament of Baptism in the Catholic Church have similarities and differences. The similarities between them include 4 things, namely both as initiation ceremonies, related to human relation with God, social aspects in implementation, and the giving and inauguration of a person's name. The difference between them includes 6 things, namely the difference in purpose, tools and materials used, the leader of the ceremony, the main part of the event in the rite, the synchronicity between the material and the forma, and the stage of the implementation of the rite. Thus, a comparative study of the rite of Guti Fu in the society of Lio with the Sacrament of Baptism in the Catholic Church shows that they have similarities and differences.
References
Baker, A. Ajaran Iman Katolik. Yogyakarta: Kanisius, 1993.
Banjarnahor, Chechilia A. dan Lorentius Goa. “Meningkatkan Pemahaman Remaja Katolik terhadap Sakramen Ekaristi melalui Katekese di Paroki Kesatrian Malang.” In Theos 9, no. 3 (September 2023): 207-211.
Benu, Gabriel A. I. dan Siprianus S. Senda. “Meningkatkan Pemahaman Umat Katolik Mengenai Sakramen Pengurapan Orang Sakit (Tinjauan Yuridis-Kanonis atas Kanon 998-1007 Kitab Hukum Kanonik 1983).” Bullet: Jurnal Multidisiplin Ilmu 4, no. 2 (Juli 2023): 1097-1102.
Bera, Bernadeta. “Korelasi Pemahaman dan Pelaksanaan Orangtua Katolik terhadap Sakramen Baptis bagi Bayi di Stasi St. Mikael Paroki St. Paulus Kaubun Keuskupan Agung Samarinda.” Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral 8, no. 2 (2023): 1130-118.
Berangka, Dedimus. “Pengaruh Pelayanan Pastoral Paroki terhadap Pemahaman Umat Mengenai Sakramen Gereja di Stasi Santo Dominikus Sermayam I Paroki Santo Petrus Erom.” Jumpa 10, no.1 (April 2022): 115-131.
Blolong, Raymundus Rede. Dasar-dasar Antropologi. Ende: Nusa Indah, 2012.
Crichton, J. D. Perayaan Sakramen Baptis dan Krisma. Yogyakarta: Kanisius, 1990.
Hapsah, Romlah Harniati, Fatimah Az Zahrah, dan Muhammad Yasin. “Dinamika Interaksi Manusia, Masyarakat, dan Budaya dalam Era Globalisasi dan Modernisasi.” Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA) 2, no. 2 (2024): 191-202.
Jagom, Bonifasius. “Upacara Teing Ngasang dalam Tradisi Masyarakat Manggarai dan Sakramen Baptis (Sebuah Pengantar Studi Perbandingan Inisiasi).” Fides et Ratio: Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon 5, no. 1 (2020): 17-26.
Julianus, Sandy, G. Simon Devung, dan Wilfridus Samdirgawijaya. “Tradisi Penyembuhan Orang Sakit melalui Upacara Belian dan Perbandingannya dengan Sakramen Pengurapan Orang Sakit.” Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral 5, no. 1 (Juni 2021): 34-51.
Keban, Yoseph Batri. “Ritual Toto Dula dalam Perbandingan dengan Sakramen Pembaptisan dalam Kehidupan Masyarakat Balaweling.” JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan, dan Budaya 1, no. 1 (2020): 48-54.
Konferensi Waligereja Regio Nusa Tenggara. Katekismus Gereja Katolik. Cetakan III. Ende: Nusa Indah, 2007.
Konferensi Waligereja Indonesia. Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici). Cet. VI. Jakarta: Dokpen KWI, 2019.
Martasudjita, E. Sakramen-sakramen Gereja (Tinjauan Teologis, Liturgis, dan Pastoral). Yogyakarta: Kanisius, 2003.
. Sakramen-sakramen Gereja. Yogyakarta: Kanisius, 2003.
Monteiro, Yohanes Hans. “Teologi dan Liturgi Sakramen (Bagi Mahasiswa Teologi dan Calon Imam).” Bahan Kuliah, IFTK, Ledalero, 2020.
Paulus Janssen. Sakramen-sakramen Allah. Malang: Institut Pastoral Indonesia Malang, 1997.
Pino, Jebarus. Bahan Kuliah Sakramentologi. Ruteng: STKIP St. Paulus, 2013.
Prasetya L., Pelayanan Sakramen Baptis bagi Bayi. Yogyakarta: Kanisius, 2008.
Purwanto, Agustinus. Tips Memilih Nama Baptis. Yogyakarta: Kanisius, 2006.
Rero, Dentiana dan Josef Kusi. “Makna Simbolis Guti Fu di Desa Bheramari Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende.” Historis: Jurnal Kajian, Penelitian, dan Pengembangan Pendidikan Sejarah 6, no. 1 (2021): 11-17.
Rosana, Ellya. “Dinamisasi Kebudayaan dalam Realitas Sosial.” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 12, no. 1 (2017): 16-30.
Santalia, Indo dan Muhammad Askhari. “Sakramen Pembaptisan dalam Ajaran Kristen Katolik dan Kristen Protestan dan Pelaksanaannya di Gereja Santo Yakobus Mariso dan di Gereja GPIB Bukit Zaitun Kota Makassar.” Jurnal Al Adyaan; Jurnal Sosial dan Agama 6, no. 1 (2019): 95-131.
Sigalingging, Jimson. “Membangun Dialog dalam Keberagaman: Memahami Ritual Martutu Aek Batak Toba dan Sakramen Baptis.” Perspektif 15, no. 2 (2020): 91-107.
Soemardjan, Selo dan Soelaiman Soemardi. Setangkai Bunga Sosiologi. Edisi I. Jakarta: Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964.
Subagya Racmat. Agama dan Kerohanian Asli di Indonesia (Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka, 1979.
Sukaryo, Raimundus Lulus. “Tradisi Ruwatan dan Sakramen Baptis: dalam Konsep Dosa dan Keselamatan.” Jurnal Pendidikan Inovatif 6, no. 2 (2024): 245-257.
Sunarko, Adrianus. “Rahmat dan Sakramen: Teologi dengan Paradigma Kebebasan.” Melintas 33, no. 1 (2017): 14-33.
Thomas, Udy. “Baptisan dan Hidup Baru Iman Katolik: Media Informasi dan Sarana Katekese.” 2019. http://www.imankatolik.or.id.
Tim Komisi Liturgi Keuskupan Surabaya. Katekese Liturgi Pra-Misa 2017: Sakramen Baptis. Surabaya: Komisi Liturgi Keuskupan Surabaya, 2016.
Turu, Martinus. Wawancara, pada 7 Januari 2025 di Wolopau, Ende.
Wilhelmus, Ola Rongan. “Sakramen Baptis sebagai Sakramen Keselamatan dan Persekutuan Para Murid Kristus.” JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik 20, no. 1 (2020): 113-128.
Woda, Gregorius M. Wawancara pada 6 Janusari 2025 di Wolopau, Ende.
Yasinta, Omega, Steward Louis Fransisko Kaunang, dan Gerrardi Vincent Frederico Mandagie. “Pentingnya Sakramen Baptis bagi Keselamatan Menurut Katekismus Gereja Katolik.” Pineleng Theological Review 1, no. 1 (2024): 83-97.



